7 Perbedaan Program Afirmasi dan Program Reguler di PKN STAN

By Bimbel PKN STAN | 11-04-22 |

Pembukaan sekolah kedinasan PKN STAN membuka dua jalur seleksi yaitu Reguler dan Non-Reguler. Banyak yang hanya berfokus pada prodi yang akan dijalani, sehingga jalur seleksinya diabaikan. Padahal, jalur masuk PKN STAN juga berpengaruh pada kemudahan pendaftarannya.

Seperti adanya perbedaan Program Afirmasi dan Program Reguler di PKN STAN. Lebih jelasnya, simak terlebih dahulu pengertian Program Reguler dan Non-Reguler. Perhatikan juga artikel terkait strategi lolos penilaian irt ini ya.

Pahami dan Pelajari!! Ini Dia 7 Perbedaan Program Afirmasi dan Program Reguler di PKN STAN

perbedaan Program Afirmasi dan Program Reguler di PKN STAN
perbedaan Program Afirmasi dan Program Reguler di PKN STAN

Pengertian Program Reguler dan Non-Reguler di PKN STAN

Program Non-Reguler sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala BAAK PKN STAN yaitu Bapak Denny Handoyo, merupakan suatu program yang ditujukan untuk para lulusan SMA atau yang setara. Lulusan ini yang nantinya diberi tugas dari Kementerian Keuangan maupun instansi lain baik yang berstatus PNS maupun tidak. Program Non-Reguler ini yang masih terbagi atas 3 program yaitu Alih Program, Mandiri dan Afirmasi.

Sebelum masuk ke perbedaan Program Afirmasi dan Program Reguler di PKN STAN, simak penjelasan Program Non-Reguler ini. Pertama, Alih Program maksudnya masa pendidikan yang diberikan bagi para lulusan diploma PKN STAN atau perguruan tinggi lain dan telah memiliki masa kerja dari instansi pemerintah. Program Mandiri yakni masa pendidikan vokasi bagi para lulusan pendidikan menengah atau yang setara dan telah berstatus PNS/CPNS/Pegawai Tetap atau Calon Pegawai. Ia akan diberikan tugas oleh instansi pemerintah. bisa dari pusat, daerah atau yang lainnya.

Terakhir yaitu Program Afirmasi yang diartikan sebagai masa pendidikan vokasi bagi para lulusan pendidikan menengah atau yang setara. Mereka diberi tugas dari instansi pemerintah baik pusat maupun daerah. Mereka sulit dalam mendapatkan pendidikan khususnya pendidikan tinggi.

Kemudian untuk pengerian Program reguler sendiri artinya program pendidikan terkait pembukaan formasi atau kebutuhan pegawai Kementerian Keuangan atau lembaga dari maupun pemerintah derah. Program ini ditujukan untuk seluruh calon mahasiswa baru di Indonesia. Perbedaanya dengan Afirmasi terletak pada peruntukannya, yaitu khusus untuk putra-putri dari Propinsi Indonesi Timur yang kesulitan mendapatkan akses pendidikan tinggi seperti daerah Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat dan Nusa Tenggara Timur. Simak lebih jelas tentang perbedaan Program Afirmasi dan Program Reguler di PKN STAN.

Perbedaan Program Afirmasi dan Program Reguler di PKN STAN dari Berbagai Aspek

Jika melihat dari pengertiannya, perbedaan hanya tertuju pada domisili dari si pendaftar. Padahal, banyak aspek yang juga berbeda dalam kedua program ini. Secara detail akan diuraikan mengenai perbedaannya di bawah ini.

  1. Domisili Calon Pendaftar: Program Afirmasi harus merupakan putra-putri asli dari daerah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan juga Nusa Tenggara Timur. Berbeda dengan Program Reguler bisa dibuka untuk seluruh wilayah
  2. Tahun lulus: Bagi Program Reguler adalah lulusan tahun 2021 dan satu tahun sebelumnya atau calon lulus tahun 2022 di semua sekolah menengah atas atau yang setara. Sedangkan untuk program afirmasi hanya diperbolehkan tahun lulus 2022
  3. Daya Tampung atau Kuota:  Kuota yang diberikan untuk Program Reguler lebih banyak, sedangkan untuk Program Afirmasi, terutama Papua dan Papua Barat lebih sedikit
  4. Nilai TPS UTBK: Program Reguler sebesar 600 dan Program Afirmasi sebesar 400
  5. Ijazah Kelulusan: Program Afirmasi memiliki ijazah seluruh jenjang pendidikan hanya dari daerah yang sudah ditentukan. Sedangkan Program Reguler tidak mempertimbangkannya.
  6. Garis Keturunan: Ayah dan ibu kandung asli dari daerah yang sudah ditentukan untuk Program Afirmasi, sedangkan untuk Program Reguler bebas
  7. Rekomendasi: Program Afirmasi mendapatkannya dari SMA yang menyatakan bahwa pendaftar adalah dua usulan terbaik dan Program Reguler tidak membutuhkan ini. Perhatikan juga artikel terkait nilai ambang batas terbaru PKN STAN ini ya.

Itulah ketujuh perbedaan Program Afirmasi dan Program Reguler di PKN STAN yang dilihat dari berbagai aspek. Aspek-aspek tersebut meliputi persyaratan yang harus dipenuhi. Syarat berbeda maka dokumen yang diunggah juga berbeda.

Tentang Kami
Kebijakan Privasi